Top ↑ | Archive | Ask me anything

"Saat ini, tak peduli bukan tanda kalau aku tak lagi punya rasa. Tapi kuingin kau bisa, tanpa aku. Karena Tuhan, lebih tau apa yang kita butuhkan… :)"

"Aku mengenalmu tiba-tiba. Lalu saling dekat dengan tiba-tiba. Semakin dekat meski tanpa kejelasan, tiba-tiba. Kemudian jauh tanpa sebab, tiba-tiba. Dan akhirnya semakin jauh dan seakan tak saling kenal, tiba-tiba. Pun aku menyayangi dan merindumu secara tiba-tiba. Selamat tinggal tiba-tiba."

"

mengeja cinta. pelan-pelan saja.

biarkan lekuk hurufnya menari di ujung bibirmu dulu
sebelum getarnya mengoyakkan langit-langit mulutmu
hanyut dalam kerongkonganmu
larut di nadimu. keluar lewat air matamu.

mengeja cinta. kadang butuh luka.

"

- @perempuansore

dindauni:

fahmisatria:

Ya Allah.. Pengen bnget loh ke gambar ini, semoga engkau limpahkan rezeki kepada hamba untuk dapat berangkat kesana. 

Amiin..

Allohumma Amiin

dindauni:

fahmisatria:

Ya Allah.. Pengen bnget loh ke gambar ini, semoga engkau limpahkan rezeki kepada hamba untuk dapat berangkat kesana. 

Amiin..

Allohumma Amiin

"Kusebut kata tiap detak jantung, satu kata banyak makna. Menuju satu hati yang entah, berkaca kenangan. Entahlah. Aku merindukan pelukan."

Waiting for… ;)

"Panas nian mentari pagi ini, sepanas kopiku tadi. Panas nian rinduku padamu, sepanas tadi."

(via dindauni)

"Anganku menjauh, tubuhku penuh peluh, rasaku luluh dalam hati yang lumpuh.
Ingatku lepas, tertinggal waktu yang keras, kenangan yang mengganas, dan segenap cerita yang belum puas.
Rinduku sekarat, pada tiap detik yang menggeliat, sisa rasa yang kuat, dalam suka yang sesaat.
Hatiku satu, bahagia yang ku tuju, meski jalan yang berliku, dalam doa ku menunggu."